Minggu, 29 Oktober 2017

Unboxing GOT7's 7 for 7 Album

Annyeonghaseyoo...(kemudian jadi ke-korea-an)

Setidaknya sejak comeback JJ Project kemarin saya jadi stalking GOT7. Telat bgt! :( Padahal udah lama dengerin If You Do, Never Ever, Hard Carry, Fly, Just Right, karena autoplay di Youtube. Nyesel baru kemarin Agustus mulai nontonin variety shows mereka. :(

Sebulan berselang GOT7 rilis teaser TURN UP (album comeback Jepang mereka). Eh, gak lama kemudian mereka ngasih pengumuman mau rilis mini album 7 for 7 pada 10 Oktober 2017. Excited bgt like ini beneran mereka comeback di Korea?! Dari pertengahan September sampe awal Oktober dikasih teaser akhirnya mereka ngadain showcase tanggal 9 Oktober yang disiarkan live di V App. Kemudian tanggal 10 mereka rilis Music Video untuk title track "You Are" di Youtube jam 10 waktu Korea.

Saya sendiri ikut PO Album mereka akhir September. Gak ngerti kayanya saya kena hipnotis deh sampe rela keluar uang sama kuota buat mereka. :""))


Albumnya ada 2 versi Magic Hour sama Golden Hour. Saya sendiri dapet Magic Hour karena ya random aja sedikasihnya sama yes24. Nah kalo ikut PO ini dapet benefit postcard photo tiap member.

Postcard Book


JB

Mark

Jackson

Jinyoung

Youngjae

Bambam

Yugyeom



Photobook










Lyric book Jackson ver.










Youngjae triangle, Jackson selfie, Bambam making

CD-R

Track list
Dari tracklist tersebut saya list dari yang paling saya suka;
1. Remember You
2. Face
3. Moon U
4. You Are
5. Teenager
6. Firework
7. To Me

Ada poster tapi belum saya buka. Bingung juga nanti kalo dibuka mau dipasang di mana?! Udah bukan usianya lagi pasang poster. Ehehehehe...

Ya udah gitu aja. Annyeong.

with love,
IK

Sabtu, 30 September 2017

Tutorial Kena Tilang

What the heck is "Tutorial Kena Tilang" ? Hahaha nevermind.

So gaes dalam hidup setidaknya harus merasakan sekali pengalaman baik yang menyenangkan atau pun tidak. Misal sakit cacar, patah hati, menang undian, atau ketilang. Yang terakhir disebut saya rasakan baru-baru ini. Setelah 2 tahun lebih mengendarai motor dan mengantongi SIM, saya akhirnya mendapatkan pengalaman untuk menyumbang pendapatan negara.

Hari itu Sabtu tanggal 5 Agustus 2017, saya berkendara dengan rileks memasuki kota. Kemudian polisi mencegat saya, kala itu banyak polisi lalu lintas dan banyak juga pengendara yang disetop. Setelah diberhentikan itu saya baru ingat STNK dipinjam adik saya semalam dan belum dikembalikan. What the...saya langsung nyengir ke Pak Polisi-nya. Saya mencoba 'chill' karena toh memang itu kesalahan saya. Polisinya pun gak serem-serem amat cuma minta SIM dan saya ditepikan ke polisi lain yang mendata dan mengisi form biru.

Kemudian saya dipanggil sama Bu Polisi yang mendata. "Kenapa mbak lupa bawa STNK?" tanyanya.

"Motor habis dipinjam semalem trus lupa belum dikembalikan, Bu," jawabku cengengesan.

"Untung bawa SIM, kalo gak motornya 'ngandang'. Ini nanti mbaknya dapat SMS ya untuk pembayaran denda tilang. Bayar dendanya transfer ke rekening BRI. Habis itu bukti pembayarannya disertakan sama form biru ini untuk mengambil STNK di Polantas," kata Bu Polisi menerangkan.


contoh form biru

sms denda tilang
So, gaes, singkatnya begini:

1) Jika kita ketilang jangan gusar jangan gemetar, just chill. Kalau salah akui salah, jangan melawan. Menjelaskan boleh, tapi dengan tenang. Jangan menggeber motor atau mencoba melarikan diri. Memalukan. Anggap saja kita diberi kesempatan menyumbang pendapatan negara.

2) Jangan menyuap polisi atau 'damai'! Hormati martabat sendiri.

3) Setelah diminta menepi, tunggu sampai nama kita dipanggil untuk dimintai nomor hp. Pastikan kasih nomor hp yang aktif ya karena akan dikirimi SMS nominal denda tilang dan nomor BRI virtual account.

4) Polisi akan ngasih form biru tanda SIM/STNK kita ditilang. Disimpan baik-baik guna mengambil surat-surat kita.

5) Tunggu SMS dari SPRINT. Biasanya SMS diterima dalam hari yang sama. Misal tidak kunjung mendapat SMS, datangi kantor Polantas untuk meminta no. BRIVA.

6) Pergi ke ATM BRI. Lakukan pembayaran dengan cara;
- Masuk ke 'Transaksi Lain'
- Pembayaran
- Lainnya
- BRIVA
- Masukkan no BRIVA (biasanya nominal dan nama kita sudah tertera jadi tidak perlu mengetik nominal)
- OK
atau pergi ke teller BRI jika tidak punya ATM BRI dan tinggal kita kasih no. BRIVA-nya. Sisanya biar jadi tugasnya teller.

7) Simpan bukti transfer lalu sertakan dengan form biru tadi.

8) Pergi ke kantor polantas. Disarankan ke sana sekitar jam 10 saja.

9) Jangan ulangi kesalahan yang sama. Masih banyak kesalahan lain yang perlu dicoba. Ehe. Gak ding. Jangan kaya saya, setelah ketilang karena lupa bawa STNK, bulan berikutnya saya gak 'notice' kalau lampu motor saya kadang mati kadang nyala karena default-nya selalu menyala jika mesin dihidupkan. Suatu hari ketilang karena posisi lampu mati. Habis matikan mesin motor lalu saya coba hidupkan lagi lampunya menyala tapi polisi yang menilang tidak memberi ampun. Kesal tapi tidak bisa berbuat apa-apa. Kembali lagi ke tips 1, just chill.

Well, selalu cek keadaan motor dan surat-surat jika akan berkendara, gaes. Dan yang terpenting jangan ugal-ugalan! Oh ya, pernah ada drama tilangan yang saya alami. Jadi kala itu saya berkendara di sisi kiri dan sebelah saya ada ibu-ibu bawa motor. Posisi di perempatan dan lampu baru menyala hijau. Dari arah kami tidak dapat terlihat jalanan lurus di depan kami jadi kami tidak dapat notice keberadaan polantas di sana. Nah ibu-ibu di sebelah kanan saya itu mau lurus tapi setelah tau ada polisi dia langsung menikung memotong jalur saya. Dia menabrak motor saya, saya pun jatuh dan kesal. Saya ditolong bapak-bapak polisi dan dishub. Pertama kalinya jatuh dari motor gara-gara ditabrak ibu-ibu. Lalu bagaimana keadaan ibu-ibu tersebut? Dia berhasil kabur. Faqfaqfaqfaqfaq...

Kesal dan ingin menangis kala itu. Dalam keadaan tersebut saya diloloskan dari pemeriksaan oleh petugas yang menolong saya tadi. Tapi sama petugas berikutnya dia kekeuh mau meriksa. Dikira saya mau kabur juga kali. HHHHHH KZL!

Ya udah gitu aja. Tips berikutnya pastikan kendaraan depan samping tidak menikung tiba-tiba. Thank u!

Semoga selalu selamat di jalan.


Jumat, 01 September 2017

Review Game of Thrones season 7 (Part 3 terakhir)

read previous review ------ review part 2

THE END OF LITTLEFINGER
Di antara kerukunan Starks ada Petyr Baelish yang siap mengadu domba. Mimik mukanya yang nyebelin tapi masih cakep untuk ukuran om-om. Si actor utama di balik pecahnya perang di Westeros. Dia selalu selamat dan Cersei pun sama sekali tak pernah menyentuhnya. Kan kezel ya!
Padahal dia yang menyuruh Lysa meracun Jon Arryn lalu mengirim surat pada Catelyn memfitnah bahwa Lannister yang membunuhnya. Kemudian dia yang menyewa orang untuk membunuh Bran setelah terjatuh dari menara, menggunakan belati milik Tyrion yang sudah hilang sejak lama.

Berkomplot dengan Olenna membunuh Joffrey di hari pernikahannya lalu membawa Sansa kabur ke The Vale. Membuat scenario seolah Tyrion dan Sansa yang merencanakan pembunuhan tersebut. Lalu mendorong Lysa Arryn ke Moon Door, menjual Sansa pada The Boltons, mengadu domba Lannisters dan Boltons. Oh well.

Ketika penonton mulai kesal seolah Littlefinger berhasil mengadu domba Sansa dan Arya, namun ternyata si anak-anak serigala sudah jauh lebih dewasa. Bran menggunakan visions-nya kembali ke masa Ned Stark dikhianati oleh Citywatch dan Lord Baelish menodongkan belati di lehernya. Tapi Littlefinger berkilah bahwa tak ada yang melihat kejadiannya secara langsung. Tapi Bran bilang ia melihatnya. Well, agak aneh lords yang ada di hall bisa percaya dengan begitu mudahnya perkataan Bran. Hmmmm.


Dengan belati yang sama yang digunakan untuk membunuh Bran, Arya mengeksekusi Littlefinger yang memohon pada Sansa agar diselamatkan. But Sansa is no longer a stupid girl that never learn. Bye bye Lord Baelish!



Tapi beruntung Littlefinger mati duluan, tidak harus menghadapi kawanan White Walkers yang berhasil menghancurkan The Wall di kastil Eastwatch dengan api biru Viserion. Kini mereka sedang berjalan ke Selatan ke Winterfell. L

JON SNOW IS RIGHTFUL HEIR OF SEVEN KINGDOMS
Samwell Tarly juga kembali ke Winterfell karena maesters di Citadel tak ada yang mempercayainya soal kemunculan White Walkers. Sam menemui Bran dan mereka membicarakan jati diri Jon Snow yang merupakan anak Rhaegar Targaryen, kakak Daenerys dengan Lyanna Stark, adik Ned Stark. Bran semula menduga Jon anak haram yang lahir di Selatan, tapi Sam menjelaskan kalau dia membaca catatan High Septon yang membatalkan pernikahan Rhaegar dan Elia Martell lalu menikahkannya dengan Lyanna Stark. Fakta itu menjadikan Jon sebagai pewaris tahta yang sah dari Seven Kingdoms.


Well, jadi siapa yang menghembuskan isu Rhaegar menculik Lyanna?

Sementara di kapal menuju Winterfell, Jon dan Daenerys dikonfirmasi saling mencintai. Rumit.

Anyway, Rhaegar is under expectation laa. Not as handsome as I ever imagined. Ku pikir setidaknya dia berpenampilan seperti Thor atau Legolas. Dan kenapa Tyrion memandang penuh kekecewaan pada hubungan Dany dan Jon ya? Butuh 2 tahun untuk mengetahui jawabannya. Karena season 8 akan tayang 2019. Selain penasaran kelanjutannya Game of Thrones saya juga penasaran tahun segitu presidennya siapa dan apakah saya sudah menikah? :P

Review Game of Thrones season 7 (Part 2)

read previous ------ review part 1

WIGHT FOR CERSEI
Di Winterfell tiga anak Ned Stark yang tersisa akhirnya reuni. Sansa si Lady Winterfell, Bran the three eyed raven, dan Arya si faceless man. Seperti biasa magis Ramin Djawadi dengan musiknya mengiringi pertemuan mereka, tanpa banyak drama tapi bisa mengundang air mata. Musik latarnya mengingatkan pada adegan Ned Stark dipenggal oleh Ser Illyn Payne. Haaaaaaaaaaaaaaa! L




Bran dengan three-eyed-raven bertualang ke beyond the wall melihat kawanan White Walkers yang semakin mendekat ke salah satu kastil The Wall, Eastwatch. Ia meminta maester Wolkan mengirim gagak ke Dragonstone yang segera diterima oleh Jon dan dibacakan di depan Daenerys, Tyrion, Varys, dan lainnya. Jon ingin kembali ke Winterfell menyerang White Walkers dengan pasukan seadanya. Tapi Tyrion memberi ide untuk membawakan salah satu wight untuk dibawa ke hadapan Cersei. Ide bodoh yang kemudian disetujui Jon. Hadeeeeeeeeh.

Sementara Tyrion berinisiatif untuk menemui Jaime agar membujuk Cersei menerima permintaan pertemuan dengan Daenerys. Tyrion ditemani Ser Davos yang pernah jadi penduduk Flea Bottom, sebuah daerah di King’s Landing. Dari sana Ser Davos kembali bertemu Gendry yang pernah dilepaskannya saat menjadi sandera Stannis Baratheon dan Melisandre. Gendry tanpa bertanya banyak ingin ikut dengan Ser Davos dan melaksanakan apa pun misi yang diberikannya.

Long story short, Tyrion berhasil menemui Jaime lalu kembali ke Dragonstone bersama Ser Davos dan Gendry. Kemudian Ser Davos dan Gendry bergabung bersama Jon dan Ser Jorah melaksanakan mission impossible menangkap salah satu wight di Beyond the Wall.

Mereka berlayar ke Eastwatch yang berada di tepi pantai dan dijaga oleh Tormund Giantsbane, salah satu wildling yang bersahabat dengan Jon. Ternyata Tormund menangkap 3 orang Brotherhood Without Banners yang hendak ke Beyond The Wall juga. Tiga orang tersebut adalah Sandor ‘The Hound’ Clegane, Beric Dondarrion, dan Thoros of Myr, yang akan melaksanakan misi menyelamatkan umat manusia dari White Walkers. Merasa punya misi yang sama mereka kemudian bergabung dan mendirikan sebuah boyband. Kini dengan skuad menjanjikan terdiri dari Jon Snow, Jorah Mormont, Tormund Giantsbane, The Hound, Beric Dondarrion, Thoros of Myr, dan Gendry, mereka pergi ke Utara demi menangkap wight untuk Cersei.

Another heart-race scene. You better watch yourself to feel the adrenaline. Mereka berhasil menangkap satu wight tapi harus melawan ribuan wights yang dipimpin Night King. Gendry kembali ke Eastwatch untuk mengabarkan kondisi tidak menguntungkan tersebut ke Dragonstone. Alhasil Dany dengan tiga naganya terbang ke Utara demi menyelamatkan skuad minus Thoros yang mati diserang beruang. Agak ngeselin ketika seharusnya Jon naik ke punggung Drogon tapi dia malah sok heroic bertarung dengan wight seorang diri. Biar apa Jon? Pamer kekuatan sama Dany? You already win her heart.

Lantas Night King melempar tombak esnya ke salah satu naga milik Dany yang tengah terbang, Viserion. Baru saat itulah Dany dan sisa skuad di punggung Drogon terbang meninggalkan Jon sendirian. Jon terjerembap ke dalam air es bersama beberapa wight yang menyerangnya. Tapi dia tidak akan mati begitu saja. Dia diselamatkan Uncle Benjen yang selama ini bertualang di Beyond-the-Wall dan konon dia sudah separuh White Walker. Jon berhasil kembali ke Eastwatch dengan kuda milik Uncle Benjen. Uncle Benjen gimana? His watch has ended. Dan Viserion dibangkitkan kembali oleh Night King. L


Kemudian misi selanjutnya membawa wight yang berhasil dibawa ke hadapan Cersei.

DRAGON PIT
First time ever when all the casts are in the same place, except Sansa, Arya, Bran, and Petyr Baelish. Diskusi panjang dan pertunjukkan wight seolah berhasil meyakinkan Cersei. Tapi satu kalimat Jon menghancurkan semuanya. Dia mengaku sudah bend-the-knee pada Daenerys. WAEEEEEEEEEE?

Cersei ngambek dan meninggalkan pertemuan. Sementara Euron sudah pergi lebih dulu, mengaku takut menghadapi White Walkers dan ingin kembali ke Iron Islands setelah mengetahui mereka tak bisa menyeberang lautan.

Namun Tyrion tidak menyerah, dia datang ke hadapan Cersei seorang diri karena bagaimana pun mereka bersaudara. Entah apa pembicaraan antara mereka tapi kini Tyrion tahu Cersei tengah mengandung. Dan Cersei berhasil diyakinkan oleh Tyrion untuk kembali ke pertemuan.

Cersei mengatakan bersedia membantu melawan White Walkers tanpa jaminan apa pun (?) Sounds wrong eh? Ya benar saja setelah pertemuan berakhir dan Jaime menyiapkan pasukannya untuk pergi ke Utara, Cersei datang padanya bilang Jaime adalah Lannister terbodoh. Ternyata Euron pergi bukan karena takut tapi karena dia akan pergi ke Essos menyewa Golden Company untuk bertarung di sisi Cersei. Jaime kecewa karena Cersei menyusun rencana dengan Euron di belakangnya. Dia pun pergi meninggalkan saudara sekaligus kekasihnya itu dan berpegang pada janjinya untuk bertarung bersama Jon Snow dan Daenerys melawan White Walkers. Salju pun turun di Selatan. Winter is here.

read next review ------ review part 3

Review Game of Thrones season 7 (Part 1)

Setelah di akhir season 6 Arya membunuh Walder Frey, kini giliran Arya menggunakan wajahnya untuk membunuh sisa pasukan The Freys dalam perjamuan di tempat yang sama mereka membunuh Robb dan ibunya, Catelyn. Badass seperti biasa. Setelah itu ia melanjutkan perjalanan ke King’s Landing untuk menuntaskan daftar orang yang akan dibunuhnya, yakni Cersei. Namun ia sempat mampir di kedai tempat Hot Pie bekerja. Dari Hot Pie ia mendapat informasi kalau Jon Snow kini jadi King in the North. Arya urung pergi ke Selatan, ia membalikkan arah ke Utara, ke Winterfell.

Bran dan Meera juga kembali ke Winterfell. Tapi Jon sudah pergi ke Dragonstone menemui Daenerys yang menginginkannya berlutut dan menjadikannya sekutu untuk melawan Cersei. Jon yang ditemani Davos Seaworth berlayar ke Selatan dengan maksud meminta dragonglass yang tersimpan di bawah gunung di Dragonstone. Sebelumnya dia menerima gagak dari Samwell Tarly yang tengah belajar di Citadel yang berisi informasi keberadaan dragonglass.

BATTLE OF THE QUEENS
Perbedaan tujuan menimbulkan perdebatan antara Jon dan Daenerys. Jon membutuhkan dragonglass untuk mempersenjatai pasukannya melawan White Walkers yang sedang menuju ke The Wall. Tapi Dany memerintah Jon untuk berlutut padanya. Jon enggan melakukannya karena Lords Utara tidak akan setuju. Di tengah perdebatan tersebut Varys datang membawa kabar kekalahan pasukan Dorne dan Greyjoy oleh Euron Greyjoy, sekutu Cersei.

Well, seperti kita tahu Ellaria Sand, Yara dan Theon Greyjoy, dan Olenna Tyrell memilih bersekutu dengan Daenerys untuk membalas dendam pada Cersei. Cersei dalam posisi kurang menguntungkan karena tidak memiliki sekutu, namun Euron, paman Yara dan Theon, datang menawarkan diri menjadi sekutunya dengan imbalan menikahi Cersei. Tak butuh waktu lama Euron membuktikan kesungguhannya dengan menyerang pasukan Dorne dan Greyjoy-perjuangan :P

Sementara itu pasukan Unsullied yang diplot menyerang Casterly Rock malah menemukan kastil telah kosong ditinggalkan oleh The Lannisters. Ternyata The Lannisters—yang dipimpin Jaime—dan sekutunya, Tarly, tengah menyerang Highgarden. Twist! Olenna mati meminum racun yang diberi Jaime. Di sini neneknya Margaery mengungkapkan bahwa dia yang meracun Joffrey di hari pernikahannya.

“Tell Cersei, I want her to know it was me!”
Badass! She’s one of my favorite character beside Tywin Lannister. :) She and Tywin are the best ship. *tukang nge-ship mulai deh*

Well, akhirnya Jaime dan Cersei tahu fakta bahwa bukan Tyrion yang membunuh Joffrey. Tapi apakah Cersei berhenti membenci Tyrion? Ya gak juga. Tyrion yang membunuh ayah mereka, Tywin, dan sekarang ia menjadi Hand dari musuh Cersei, Daenerys.

DAENERYS' REVENGE
Daenerys yang semula begitu superior harus menghadapi kekalahan telak. Ia hampir saja menunggangi naganya untuk menyerang King’s Landing tapi Tyrion melarangnya. Dany meminta saran Jon soal strategi perang. Jon mengungkapkan jika Dany menyerang King’s Landing maka akan membunuh rakyat yang tak bersalah, membuatnya tak berbeda dengan ayahnya, Mad King Aerys.
   
Kemudian Dany membawa pasukan tersisa, Dothraki dan naganya menyerang rombongan Lannisters dan Tarly yang sukses menjarah Highgarden. Dracarys! Drogon memuntahkan api dari mulutnya membakar sebagian pasukan musuh. Ngeri. Merinding. Gambaran perang yang sesungguhnya. Ketiga kali saya merasa merinding menonton adegan perang setelah Hardhome dan Battle of the Bastards. Kudos for the director and crew. Best I’ve ever seen.



Then what? Drogon berhasil dilumpuhkan oleh panah scorpion yang dibuat Qyburn. Di saat Dany kesulitan mencabut anak panah di tubuh Drogon, Jaime berkuda ke arahnya hendak menyabetkan pedang. Tyrion dari kejauhan bersumpah serapah pada kebodohan saudaranya. Drogon menyemburkan api ke arah Jaime tapi dia diselamatkan oleh Bronn yang mendorongnya ke danau. I was shaking as fook. As much as I hate him in season 1, I can’t see him as an antagonist anymore since he met Brienne of the fooking Tarth.

Selanjutnya Dany meminta pasukan musuh yang tersisa untuk berlutut padanya, namun Randyll Tarly, ayah Sam, dan putranya, Dickon menolak. Tanpa ampun Dany men-dracarys-kan mereka menjadi abu. Sisa pasukan pun berlutut padanya. Tyrion agak berlawanan dengan keputusannya tapi dia tidak bisa berbuat apa-apa.

Bersama Drogon, Dany kembali ke Dragonstone mendarat di tebing tempat Jon berdiri. Drogon telihat jinak pada Jon, membuat Daenerys heran. Di saat bersamaan bapak friendzoned kita, Ser Jorah Mormont kembali setelah sembuh dari penyakit greyscale. Samwell yang menyembuhkannya di Citadel. Well, poor Ser Jorah! Setelah Khal Drogo mati, kemudian kalah saing dengan Dario Naharis, kini muncul pesaing baru, Jon Snow. All this time he serves Daenerys, but she always falls for someone else. Poor Ser Jorah! :(

next review ------ review part 2

Kamis, 25 Mei 2017

Noona Goes To Yogyakarta (again)

Annyeong...

Bulan Mei kali ini saya berkesempatan ke Jogja lagi. :)) Setelah direncanakan dari beberapa bulan sebelumnya akhirnya kesampaian juga hehehe. Mom and bro's reaction when I told them I'm planning to visit Jogja, they're like "hadeeeh Jogja terusss..." Yha bener juga ya, 2013 & 2014 juga saya ke Jogja. Lah kan udah 3 tahun lalu juga hmmm...


DAY 1
Jadi hari Sabtu lalu tanggal 20 Mei bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional saya bangkit lebih pagi sekitar jam 2--ya karena tidur dari sore dan habis itu gak bisa merem lagi saking excited--bersiap akan meluncur ke Kota Gudeg pukul 05.30 menumpang kereta api. Alasan utama kenapa saya memilih naik kereta paling pagi selain tarifnya bersahabat juga pengen liat sunrise. Bener aja bagus banget liat pedesaan dan lembah Serayu yang masih berembun. Kemudian lewat sebentar bisa liat matahari terbit dari balik bukit. Syahdu. Sayangnya saya gak cukup pede memfoto moment itu karena malu dan takut di-judge norak. Padahal mah cuek aja yha!

Di samping saya siswi baru lulus SMA mau ikut UMBPTN di UGM. Kami berbagi cerita sedikit. Depan saya mas-mas pendiam gitu main hp terus. Padahal saya iri loh sama seat dia yang menghadap ke depan. Eh tapi setelah lewat pukul 7 matahari mulai terik dan dia kesilauan. Saya bersyukur gak duduk di seat dia hehehe. Sampai di stasiun Kutoarjo ada penumpang bapak ibu naik dan nomer kursinya itu di depan saya. Hadeeeeh gak taunya mas-mas itu salah tempat duduk. Tau gitu dari tadi aing selonjoran maliiiiih.

Pukul 09.00 saya sampai di stasiun Lempuyangan, telat 15 menit dari jadwal. Gak papa. Pintu keluar stasiun ada di kiri kedatangan kalo dari arah Jakarta atau singkatnya selatan perlintasan kereta. Di luar udah banyak tukang ojek sama sopir taksi nawarin jasa mereka. Saya dikasih tau teman naik TransJogja yang murah. Sebelumnya saya sempet googling naik becak di Jogja tapi tidak begitu disarankan, so yeah, saya ikutin saran teman. Maka jalan kakilah saya cari halte TransJogja deket situ. Beruntung saya ketemu ibu-ibu dari pasar gitu. Beliau ternyata mau ke halte juga. Akhirnya saya ngekor dong. Ternyata lumayan juga jaraknya sekitar 400m dari stasiun. Di situ saya liat GO-JEK seliweran, pengen pesen tapi belum unduh aplikasinya. Lagian saya juga ingin merasakan naik TransJogja kan.

15 menit nunggu akhirnya dateng bus 4A. Sama kondekturnya dikasih tau nanti nyambung naik bus 3A dari Kridosono. Tarifnya 3000 saja. Trus pindah bus 3A gak ditarik ongkos lagi dong. Tapi busnya keliling sampe UGM di Jl. Kaliurang dan Panti Rapih di Jl. Kolombo. Mantap. Kira-kira 1 jam saya di bus TransJogja heuheuheu...

Kondektur lagi ngasih tau rute ke penumpang

Pukul 11.00 saya baru sampai di Halte Malioboro 3 tepatnya depan Benteng Vredeburg. Teman saya, mbak Leanita sama adiknya udah nunggu di situ. Kebetulan saya laper jadi makan pecel dulu di situ. Prinsip saya liburan kali ini kudu kenyang, gak boleh kelaparan seperti yang sudah-sudah, dan jangan boros belanja yang gak perlu. Harga pecelnya 10k aja. Endeusss...

Kelar ngasih makan cacing, kami beranjak naik becak motor ke Kraton di Alun-Alun Utara. Tarifnya 20k bertiga. Lumayan gak perlu jalan kaki panas-panas. Btw, 3 tahun lalu pas kunjungan kedua ke Jogja saya juga ke Kraton itu. Mbak Le juga janjian sama temannya di situ. Gak taunya yang dimaksud Kraton sama temannya Mbak Le beda sama Kraton yang kami kunjungi. Heuheuheuheu...

Jadi sebenernya Kraton yang kami kunjungi itu namanya Kraton Pagelaran. Di belakangnya ada lagi Kraton yang biasa didatangi wisatawan. Baiklah kami jalan kaki ke selatan lagi dan bertemulah dengan temannya mbak Le. Bener aja Kraton-nya lebih rame dan lebih rindang dari yang di depan Alun-Alun persis. Banyak banget turis asing di situ sampe saya bingung itu bener di Jogja atau di Belanda sih hhhh...

Ini Kraton yang dimaksud temannya Mbak Le.

Kami masih nunggu satu teman lagi dari Wates, namanya mbak Febry. Jadi inget inget lagu Alun-Alun Nganjuk. :)) Sampai pukul 14.00, temannya mbak Le pamit pulang, kami lanjutkan perjalanan ke Tamansari naik becak lagi. Kali ini 25k/3 orang dengan jarak yang lumayan juga sih. Tarif masuknya sama kaya di Kraton tadi 5k/orang +kamera 2k. Nah di sini kesohor banget dengan pemandian keluarga kerajaan dan masjid bawah tanah. Oh ya, jadi menurut situs yogyes.com sama temennya mbak Le tadi, Kraton Tamansari tutup jam 2 siang tapi ternyata kami ke sana masih nerima pengunjung loh.

Di Tamansari spot terbaik di kolam pemandiannya kalau menurut saya. Karena penasaran sama bagian dalam Kraton, kami melewati pintu gerbang kedua setelah pemandian. Begitu tau di balik gerbang gak ada apa-apa lagi kami mau kembali ke pemandian tapi gak dibolehin sama guide masaaa... Gak tau kenapa?! Pas saya bilang saya mau jemput teman yang baru datang di depan, mereka suruh saya keluar lewat pintu lain. Hadeeeeeh...
Pemandian Raja Mataram


Di balik gerbang kolam pemandian

Akhirnya kami memutuskan lanjut ke masjid bawah tanah. Ternyata rute-nya melewati perkampungan loh. Di depan pintu masjid kami diminta menunjukkan tiket masuk yang kami bayar di pintu gerbang pertama Tamansari. Ternyata di dalam ada yang lagi pre-wedding. Hvft. Niat hati pengen foto namun banyak yang antre. Kalo di posisi yang pre-wedding juga kayanya lebih kzl sih, banyak yang lalu lalang gak peduli situasi. Akhirnya kami cuma duduk-duduk aja sambil memandangi para calon pengantin. Ngiri? Dikit hehehehe...

Sepasang calon pengantin lagi pemotretan

Di lantai atas ada juga yang prewed
Dari Tamansari kami kembali ke Malioboro naik becak 20k/becak. Padahal mah jauhan jarak ini daripada yang dari Kraton ke Tamansari wkwkwk. Kami turun di depan Pasar Beringharjo. Cuaca sudah sejuk dan nyaman buat jalan-jalan. Tapi kami lapar dan bingung milih makan apa. Terpilihlah McD yang harganya udah pasti ketimbang makan di pinggir jalan. Karena prinsip saya yang "Liburan Harus Kenyang" maka saya pesan Paket PaNas 1 terdiri nasi, ayam, dan fruit tea ukuran besar. Padahal yang lain pesan Teriyaki. Saat yang lain kelar makan, saya eneg sama ayamnya McD yang asin banget. Udahlah gak dikasih piring plus wadah saosnya kecil bat anjeeerrrr... Gak diabisin tapi sayang udah bayar mahal wkwkwk. Tapi sesuatu yang dipaksakan memang tidak baik, so yeah gak diabisin,.

Kelar makan kami menuju ke penginapan di Jl. Sosrowijayan buat mandi dan naruh perbekalan. Malemnya kami jalan lagi ke Malioboro Mall karena Mbak Le mau beli oleh-oleh. Saya cuma jajan eskrim glico yang 3000an dong hhhhhh. Sungguh irit. Balik lagi ke prinsip, kalo gak butuh-butuh banget gak usah dibeli.

Keluar dari mall, Jl. Malioboro makin ramai dong sampe bangku-bangkunya aja penuh belum lagi emperan tokonya. Karena belum ingin balik ke hotel, kami duduk-duduk dulu di KFC sambil ngabisin jajan yang dibeli di mall tadi xixixi. Biar pantes dikit, kami jajan di KFC juga. Saya beli burger dong demi prinsip "Liburan Harus Kenyang" T_T

Sekitar pukul 22.00 kami balik ke hotel. Tidurrrrrrr.


DAY 2
Jam setengah 5 pagi saya udah bangun dan beranjak mandi karena Prameks ke Wates kata mbak Febry berangkat jam 5.30. Udah buru-buru taunya jalan jam 6.30 heuheueheuehueheu... Jam 6 kurang kami keluar buat foto-foto di bench Jl. Malioboro yang semalem penuh. Cuaca masih segar dan orangnya gak berjubel pun. Nyaman. Akhirnya saya berkesempatan foto di papan Jl. Malioboro dong setelah gagal 2 kali. Pertama gagal karena hujan, kedua gagal karena gak kuat jalan dari Tugu Nol Kilometer sampe situ. Padahal kemarin b aja dan kuat kok.

Pedestrian dengan bench bundar

Pedestrian

Finally I make it

Travel partners

Trus saya dan mbak Febry pisah sama mbak Le dan adiknya yang mau balik ke Jember jam 10 siang sementara kami mau lanjut ke pantai di Kulonprogo. Kami bertolak ke Wates naik Prameks tarifnya 8k dengan lama perjalanan 30 menit. Kata mbak Febry, Prameks jam segitu gak ngeri, yang ngeri kalo jam pulang kerja ke arah Wates. Hooo dah kaya arah ke Bogor gitu ya...

Tiket Prameks

Gerbong wanita Prameks
Sampai di Wates jam 7 pagi, kami ambil motor di sodaranya mbak Febry kemudian lanjut makan ayam tulang lunak di daerah pasar ikan Wates. Masih pagi udah buka dan menunya enak loh. Beda banget sama McD kemarin T_T Lebih kenyang, lebih ada rasanya, pokoknya prinsip "Liburan Harus Kenyang" terpenuhi. Harganya murah pun, cuma 14K udah dapat nasi + ayam tulang lunak + es teh. Tapi setelah bayar saya ngelakuin kecerobohan, hp saya ketinggalan :((((( Udah sampe rumah Pak Le-nya mbak Feb saya baru sadar. Deg-degan banget hp-nya ilang diambil orang lain sampe udah rencana gajian bulan depan buat beli hp baru. Mbak Feb balik lagi ke tempat makan itu yang untungnya gak terlalu jauh. Ternyata disimpenin kasirnya. Hvft alhamdulillah gajian bulan depan masih selamat.

Selesai nge-charge hp dan nunggu mbak Feb mandi kami lanjut ke pantai \(^-^)/  Sebenernya itu request saya yang pengen ke pantai di Jogja yang kesohor cantik-cantik banget. Tapi karena ke Gunungkidul terlalu jauh makanya mbak Feb kasih alternatif ke pantai daerah KP aja. Saya sih setuju yang penting ke pantai.

Berkendara sekitar hampir sejam melewati perbatasan Jogja-Purworejo sampailah kami di Pantai Pasir Kadilangu. Jadi pantainya itu terhalang hutan mangrove. Sayang mangrove-nya kering. :( Trus spot foto-fotonya pun masih baru banget belum dipercantik seperti dicat warna warni. Ada gembok cinta-esque gitu tapi belum ada yang jual gembok warna-warninya. Ombaknya besar banget, bahaya buat berenang. Sayang belum ada tim SAR di situ. Pasirnya hitam jadi mengingatkan sama pantai di Cilacap heuheuheuheuheuheu... Kalo di Cilacap inget Kebumen, di Kebumen inget Jogja, di Jogja inget Cilacap. Mbulet. Manusia memang tidak pernah bersyukur.






Well, tempat itu cocok dikunjungi bersama keluarga tapi pagi aja atau setelah jam 2 biar gak panas. Karena panasnya yang gak nguatin, kami memilih pulang lanjut makan es teler di Wates trus beli oleh-oleh habis itu balik ke rumah Pak Le-nya mbak Febry buat istirahat sebelum saya kembali ke kenyataan hahahaha... Sorenya kami makan dulu cari bakmi godhog gak ada yang jualan :( Akhirnya kami makan mie ayam saja. Harganya 6k untuk mie ayam biasa itu pun udah kenyang. Mantap yah Wates ini. Ternyata kota Wates sepi, gak kaya Purwokerto yang makin ramai. Di ibukota Kab. Kulonprogo itu gak ada mall, jadi kalau mau nge-mall harus ke Jogja Kota. Mantap!

Alun-alun Kota Wates

Akhirnya waktu menunjukkan pukul 16.30 yang mana saya harus balik ke Purwokerto bertemu keluarga lagi dan membanting tulang buat rencana liburan selanjutnya hhhhh rencana liburan selanjutnya gundulmu.

Pulaaaang


Tips:

1. Kalo naik kereta turun di Lempuyangan dan tujuannya ke Malioboro disarankan pilih naik ojek aja. Misal insecure sama tarif ojek pangkalan, jalan dikit sekitar 200m pesen GO-JEK karena ada larangan GO-JEK jemput penumpang di stasiun hhh teteplah di mana pun sama. Tapi kalau mau merasakan petualangan yang sesungguhnya, naik TransJogja juga gak papa. Atau kalau mau jadi turis Jogja yang kaffah naik becak/andong aja.

2. Kalo kamu dari Purwokerto pilih kereta tujuan Yogyakarta (Tugu) karena ternyata kereta Joglokerto itu ada ya dan tarifnya cuma 60k. Dari stasiun Tugu ke Malioboro tinggal jalan kaki gak usah ribet naik ojek/becak/TransJogja. Saya taunya kereta ekonomi pasti turun di Lempuyangan makanya langsung pilih tujuan Lempuyangan, eh gak taunya ada Joglokerto turun di Tugu, lebih murah pun.

3. Pastikan liburan dalam keadaan kenyang. This is important. Karena kalo laper bawaannya cranky. Berkhasiat banget nih kemarin. Sebelumnya selalu kelaperan dan bikin gak fokus berlibur. Kenapa bisa kelaperan? Insecure sama harga makanan di tempat wisata. Pilih tempat makan dengan harga yang pasti aja. Saya pernah nih saking fokusnya belanja sama beli oleh-oleh sampe gak mementingkan makan. Kali ini saya balik, pentingkan makan, tepikan belanja.

4. Perginya diem-diem aja, cukup pamit sama ortu, bos, dan teman terdekat. Why? Biar gak ada yang nitip. Bukannya pelit atau gimana ya, seriously nih saya pernah liburan malah fokus cari barang yang dititip teman. Pertama ditanya katanya gak suka. Udah ninggalin lapak, eh dia bilang mau barang yang tadi, jadi saya balik lagi ke lapak itu padahal lumayan jauh. Udah gitu pulangnya malah repot bawa barang titipan sama oleh-oleh. Udah pun kehujanan, baju basah semua, di kereta dingin, sebelum naik kereta gak sempet makan alhasil kelaperan dan kedinginan. Ngenes gak tuh!?

5. Ditambahin lagi kalo inget.

At the end, meskipun short trip tapi berasa puas banget liburan kemarin. Inget prinsip, LIBURAN HARUS KENYANG. Mayan nih endorphine bertahan cukup lama :)))

Last,


Graffiti di Tamansari